You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bronjong Sepanjang 30 Meter Dipasang di Cipinang Muara
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Tangani Turap Longsor di Cipinang Muara

20 personel Satgas Sumber Daya Air (SDA) melakukan perbaikan turap longsor di RT 12/13, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur. Turap yang longsor sepanjang 30 meter akibat tingginya debit air di Kali Sunter yang melintas wilayah tersebut.

Kami lakukan penanganan sementara dengan memasang bronjong sambil menunggu penanganan permanen dari BBWSCC,

Menggunakan peralatan manual, petugas membuat bronjong sepanjang 30 meter dengan tinggi empat meter. Lokasinya berada terpat di belakang permukiman warga Jl Cipinang Bali II RT 12/13.

Kasi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Timur, Puryanto mengatakan, saat ini penanganan yang dilakukan bersifat sementara untuk mencegah terjadinya longsor susulan. Terlebih, akses menuju lokasi juga sulit dilalui oleh kendaraan alat berat.

Kecamatan Kramat Jati Operasikan Tiga Dapur Umum

"Kami lakukan penanganan sementara dengan memasang bronjong sambil menunggu penanganan permanen dari BBWSCC," ujar Puryanto, Jumat (28/2).

Ditambahkan Puryanto, pemasangan bronjong ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan. Pihaknya juga akan bersurat ke BBWSCC meminta dilakukan penanganan permanen berupa pemasangan sheet pille.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29409 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11599 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6967 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3913 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1694 personAldi Geri Lumban Tobing